SAAT BUAH TUMBUH KELUAR

Namanya juga hidup, dinamikanya setumpuk.

Ketemu malaikat ada, setan juga banyak

Soal ketemu malaikat lain waktu saya bahas.

Malam ini bahas soal salah 1 setan aja..

Drama kayak di TV ternyata benar bisa terjadi.

1 orang dengan masalah setumpuk. Bayangkan :

– Kami bantu sewakan properti nya, tapi tidak puas, secara sepihak komisi sewa dipotong.

– Dasar gak pernah dendam, di kesempatan lain, saya bantu tawarkan rumahnya ke pembeli, tapi dibalasnya dengan potong jalan ke pembeli.

– Gak selesai, dia buat Fitnah ke mana

– mana bahwa kami nipu dirinya. Gila.

Telen ludah,,, ada orang Psiko kayak itu.

Untung pas waktu itu pernah kebaca 1 kalimat bijak, jadinya cool aja. Itu kalimat bunyinya gini :

“.. Tidak perlu balas dendam, duduk saja dan menunggu, siapapun yang menyakitimu suatu saat akan kacau balau dengan sendirinya. Dan bila kamu beruntung, Tuhan akan membiarkan kamu MELIHATNYA…”

Dan, Tuhan kasih kesempatan lihat semua Karmanya.

– Duit komisi yang dipotong nya, dipake buat liburan ke Borobudur, tempat suci, jatuh dan patah kaki. Duitnya habis dipake buat berobat

– Rumah yang dia coba potong jalan, akhirnya karena keserakahan nya jadi berantakan, gak terjual plus jadi jaminan hutang dan objek bukti pidana.

– Fitnah nya berbalik. Sekarang dia jadi buronan karena nipu di mana – mana. Duit temen di sikat, aset keluarga dijual, perhiasan orang di gadai ilegal.

Saya tidak pernah berharap ada yang membayar lebih dari yang dia ambil. Tapi sepertinya selain bermasalah di saya, dia juga bermasalah di orang lain, sehingga semua BUAH PERBUATANnya keluar dengan begitu massive nya.

Dia lupa jika hidup ini seperti berladang. Apapun bibit yang ditanam, seiring waktu pohonnya akan tumbuh, menghasilkan buah dengan jumlah ratusan kali dari bibit yang ditanam. Buah baik berasal dari bibit baik, buah jahat berasal dari bibit jahat.

Hidupnya sekarang kacau, hartanya habis, keluarga berantakan, sakit, dicari orang, jadi buronan, nama baik rusak.

Benarlah pesan Dalai Lama,,

– Hati-hati dengan pikiranmu, karena itu akan jadi ucapanmu.

– Hati-hati dengan ucapanmu, karena itu akan jadi tindakanmu.

– Hati-hati dengan tindakanmu, karena itu akan jadi kebiasaanmu.

– Hati-hati dengan kebiasaanmu, karena itu akan jadi karaktermu

– Hati-hati dengan karaktermu, karena itu akan jadi NASIBMU.

Terjun langsung di lapangan membuat saya bertemu drama drama seperti ini. Ingetin saya untuk cerita kisah karma klien yang maksa agen properti bayar tunggakan PDAM, berbuah karma dia dimasukin orang ke SELL.

Walau di lapangan banyak batu dan peluru bergerak ke arah saya, saya percaya satu hal : “TIDAK AKAN TERJADI SESUATU PADA DIRIKU YANG BUKAN BAGIAN DARI KARMAKU”

Stay Strong, Stay Positive..!

by : Wandi – IN.Come Realty
https://join.agen-properti.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Konsultasi Langsung